Cipt. Wildan Noumeiru
Lentera musim telah berganti
Biarkan aku dalam hitamku
Alunan rindu semakin layu
Menatap malam yang membalutku
Meskipun putih pernah menyapa
Tersapu gelap angkuh sombongku
Alunan rindu semakin layu
Menatap malam yang membalutku
Biarkan aku balam hitamku
Sampai kudapat cahaya itu
Kulantunkan lagu kematianku
Meski pernah ku temukan ragu
Slamat tinggal putih cintaku
Biarkan hitam kubur jasadku
Temukan cahaya malaikat suci
Kupastikan tiada ganggu tidurmu
Sabtu, 22 November 2008
Edellweis
Tak bisa aku ungkapkan
Rasa yang aku miliki
Semua yang kita lewati
Jadi kenangan mimpiku
Sampai hembusan terakhir
Kumasih enggan ucapkan
Takutku penuhi jiwa
Kau masih tetap sahabat
Hidupku…
Bersama meraih cita
Dalam ikatan mendarah
Berdua hadapi aral
Tegarkan saling memberi
Kisah yang kita lewati
Jadi pedoman berarti
Aku kan tetap agungkan
Satu ikatan sahabat
Ku usung jasadmu kawan
Hingga ku bosan katakan
Rasa yang aku miliki
Semua yang kita lewati
Jadi kenangan mimpiku
Sampai hembusan terakhir
Kumasih enggan ucapkan
Takutku penuhi jiwa
Kau masih tetap sahabat
Hidupku…
Bersama meraih cita
Dalam ikatan mendarah
Berdua hadapi aral
Tegarkan saling memberi
Kisah yang kita lewati
Jadi pedoman berarti
Aku kan tetap agungkan
Satu ikatan sahabat
Ku usung jasadmu kawan
Hingga ku bosan katakan
Langganan:
Postingan (Atom)